Prasasti Sojomerto

Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan.


Deskripsi

Prasasti Sojomerto terletak di desa Sojomerto kecamatan Reban. Prasasti Sojomerto menggunakan huruf Pallawa dan berbahasa Melayu Kuno. Dari bentuk tulisannya, diperkirakan dibuat pada pertengahan akhir abad ke VII Masehi.

Isi yang dituliskan di prasasti ini menyebutkan seorang tokoh bernama Dapunta Syailendra, ayahnya bernama Santanu, ibunya bernama Badrawati, dan istrinya bernama Sampula.

Prasasti Sojomerto menjadi mata rantai peninggalan budaya yang menyebutkan Dapunta Syailendra. Menurut Prof. Drs. Boechari, Dapunta Syailendra adalah cikal bakal raja - raja keturunan Wangsa Syailendra yang berkuasa di Mataram Kuno.

Jenis Cagar Budaya

Benda Cagar Budaya adalah benda alam dan/atau benda buatan manusia, baik bergerak maupun tidak bergerak, berupa kesatuan atau kelompok, atau bagian-bagiannya, atau sisa-sisanya yang memiliki hubungan erat dengan kebudayaan dan sejarah perkembangan manusia.

Masa Cagar Budaya

Cagar Budaya ini termasuk Masa Klasik (Hindu - Buddha)

Peta Lokasi Penemuan

Lokasi Pelestarian

Desa Sojomerto, Reban

Berbagi Ke Media Sosial

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke Google Plus

Kesan Pengunjung

Tulis Kesan

Log In Facebook Untuk Tulis Komentar